Menurutnya, pengembangan destinasi kelas dunia juga harus dibarengi peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal.
Langkah itu diperlukan agar kebutuhan industri pariwisata dapat semakin banyak dipenuhi masyarakat setempat.
Baca Juga:
Ajang MXGP di Sumbawa, Bawa Angin Segar Bagi Pelaku UMKM
Tohom mendorong pelatihan hospitality, bahasa asing, kewirausahaan, digitalisasi UMKM, dan pengelolaan destinasi diperluas.
Pengembangan industri kreatif juga harus berjalan beriringan dengan masuknya investasi baru.
“Investasi terbaik adalah investasi yang meninggalkan kapasitas ekonomi di daerah dan membuat masyarakat menjadi bagian dari rantai nilai,” katanya.
Baca Juga:
Ajang MXGP di NTB, Bawa Angin Segar Bagi Pelaku UMKM Sumbawa
Dengan pola tersebut, pertumbuhan hotel, restoran, destinasi, dan berbagai usaha baru akan menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Sumbawa.
MARTABAT Prabowo-Gibran berharap KEK Samota dapat menjadi contoh pembangunan pusat pertumbuhan baru di luar kawasan ekonomi utama Indonesia.
Pengembangan tersebut juga dinilai sejalan dengan upaya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi.