Arief menilai, Sirkuit Mandalika memiliki unique selling point karena berada di kawasan ekonomi khusus dan dekat dengan berbagai destinasi wisata unggulan di Lombok.
Mantan Pemimpin Redaksi tabloid Bola itu bahkan optimistis Sirkuit Mandalika bakal mengalahkan pamor sirkuit di Asia Tenggara lainnya yang telah lebih dulu menggelar MotoGP seperti Sepang di Malaysia dan Chang di Thailand.
Baca Juga:
Kutukan Mandalika Belum Usai, Marc Marquez Kembali Alami Kecelakaan di MotoGP 2025
"Memang saat ini aksesnya susah, tapi itu dalam empat-lima tahun ke depan aksesnya akan mudah, butuh proseslah," kata dia.
Belum lagi kekuatan branding yang sangat besar dari gelaran balap MotoGP itu sendiri yang bakal mengangkat pamor Indonesia di mata dunia sehingga menambah kepercayaan diri pabrikan dan perusahaan internasional untuk menjalin kemitraan.
"Artinya ketika digelar, Indonesia sudah menjadi bagian dari pemain global bahwa negara ini aman, maju, negara yang ramah karena orang tidak perlu khawatir datang ke Indonesia karena bisa menggelar (balapan) dengan sukses," kata Arief.
Baca Juga:
PLN Sukses Jaga Keandalan Listrik di MotoGP Mandalika 2025, Dapat Apresiasi dari Menteri hingga Gubernur
"Efek wow-nya akan besar sekali Mandalika ini," pungkas dia. [dny]