PLN juga memastikan kesiapan alat infrastruktur pendukung, mulai Gardu Induk, pembangkit listrik, pasokan energi primer, hingga IT Support.
"Seluruh pembangkit kita siapkan, semua kondisi pasokan bahan bakar atau energi primer, baik dari gas, bahan bakar minyak, batu bara, dalam kondisi sangat siap," papar Darmawan.
Baca Juga:
Kolaborasi KKP dan PLN Perkuat Tata Ruang Laut, ALPERKLINAS: Fondasi Kedaulatan Energi Nasional
"Setelah dari pembangkitan kita juga mempersiapkan seluruh kondisi gardu induk maupun transmisi bukan hanya di Jakarta tapi juga di Jawa-Bali," sambungnya.
Infrastruktur Khusus Kendaraan Listrik
PLN memastikan kesiapan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik yang lengkap untuk mendukung kelancaran KTT ASEAN.
Baca Juga:
Perkuat Integritas dan Pelayanan Pelanggan, PLN UP3 Depok Gelar Internalisasi Budaya Kerja
Darmawan mengungkapkan, Perseroan telah menyiapkan 79 Electric Vehicle (EV) charging.
Yaitu 74 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan 5 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU).
Menurut Darmawan, infrastruktur ini disiapkan khusus untuk memenuhi kebutuhan 560 unit mobil listrik dan 240 unit motor listrik yang dipakai selama gelaran KTT ASEAN ini.