Sementara itu Kabid Pengelolaan Sampah DLHK Provinsi NTB Firmansyah juga mengatakan tanggung jawab pengelolaan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah namun juga tanggung jawab bersama.
"Setiap aksi nyata akan menjadi sesuatu yang sangat mendukung program program unggulan terutama NTB Hijau dan Zero Waste di Provinsi NTB,"kata Firmansyah.
Baca Juga:
441 Ribu Pelanggan Kembali Terlayani, ALPERKLINAS Apresiasi Kerja Cepat PLN Pascagempa NTT
Lebih lanjut Firmansyah berharap program seperti ini terus dilakukan agar mampu memberikan edukasi terhadap masyarakat terkait pentingnya menjaga lingkungan.
Sebelumnya Pantai Mapak Indah banyak terdapat sampah plastik sisa makanan tidak hanya itu perlahan pesisir pantai mulai tergerus abrasi hal ini yang menjadi alasan utama juga dilakukan kegiatan ini.
Lurah Mataram Timur Sri Sulistyawati berharap kegiatan seperti ini terus ditingkatkan agar membawa dampak positif bagi pariwisata Kota Mataram.
Baca Juga:
Petugas PLN Berjibaku Pulihkan Kelistrikan NTT, ALPERKLINAS: Keselamatan Personel Tetap Harus Jadi Prioritas
"Semoga Kota Mataram lebih asri dan nyaman dan kebersihannya juga lebih terjaga," kata Sri Sulistyawati.[ss]