TGB tidak menjawab apa-apa. Beliau hanya menatap Brimob yang pernah bertugas di Timor Leste itu.
Tak lama Jumatri langsung kaget. Dia kemudian mencium tangan TGB. Jumatri menaikkan helmnya sambil menaruh tangan TGB di kepala beliau.
Baca Juga:
Ribuan Pengunjung Padati Pesta Mejuah-Juah Berastagidan Saksikan Festival Bunga Buah
“Ya Allah, ampun tuan guru, tiang tidak tanda, tiang sering ikut pengajian tuan guru, maafkan tiang tuan guru,” kata Jumatri kaget sambil melepas maskernya.
“Tidak apa-apa, itu namanya profesional, saya salut atas ketegasan bapak,” balas TGB sambil mengelus-elus pundak pak Jumatri.
“Maaf tuan guru, benar-benar saya tidak tanda,” kata Jumatri minta maaf.
Baca Juga:
PLN Siap Serap Listrik PSEL Legok Nangka, Proyek Waste to Energy Berkapasitas 40,79 MW Mulai Dibangun
“Nggak, nggak apa-apa, bapak telah menjalankan tugas dengan amanah,” ujar TGB kemudian mengajak Jumatri berfoto berdua.
Sambil memeluk Pak Jumatri, TGB berjalan meninggalkan lokasi. Sesekali TGB menanyakan keamanan sirkuit Mandalika kepada Jumatri.
Sepanjang jalan, hingga TGB naik ke mobil, Jumatri tak henti-hentinya minta maaf. Dia meneteskan air mata.