Saat melihat bocah tersebut sedang makan, Safi’i teringat bahwa di desanya pernah terjadi kehilangan anak sekitar 1,5 tahun lalu.
Wajah bocah tersebut mirip dengan anak laki-laki yang hilang.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Kemudian, Safi'i mencari kontak tetangga MFA untuk memastikan apakah bocah tersebut adalah bocah yang hilang sekitar 1,5 tahun lalu.
"Setelah dirasa semuanya cukup, Brigadir Safi’i mengantarkan bocah tersebut kepada pihak keluarga," kata Sandro.
Sesampainya di rumah, MFA disambut isak tangis serta rasa haru yang mendalam dari pihak keluarga maupun kerabatnya.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
"Bocah yang ditemukan tersebut adalah MFA yang hilang 17 bulan lalu," kata Sandro.
Menurut keterangan kakek MFA, bocah tersebut menghilang pada sekitar September 2020, saat bermain bersama teman-temannya.
Pihak keluarga sudah mencari ke mana-mana, namun tidak juga menemukan bocah tersebut.