Sementara tamu yang memesan tiket, sudah berada di Kuta, dan ingin mengujarkan tiketnya hari Kamis (17 Maret 2022).
"Dia kekeh, minta menukarkan tiket hari Jumat, waktu email saya buka ternyata e-tiket itu tidak bisa diakses," kata Ida.
Baca Juga:
Junta Militer Myanmar Umumkan Gencatan Senjata Sementara Pascagempa Mematikan
Menurut Ida, total dana yang sudah ditransfer mencapai Rp 30 juta untuk pembelian dua tiket deluxe masing-masing Rp 10 juta dan dua tiket premium seharga masing-masing Rp 5 juta.
"Saya sudah lapor ke Direskrim Polda, dan ke bank," ujar dia.
Juru bicara Polda NTB Kombes Artanto membenarkan adanya laporan warga yang tertipu pembelian tiket MotoGP Mandalika.
Baca Juga:
Indonesia Siap Mitigasi Dampak Negatif Tarif Impor AS Terhadap Produk Buatan Indonesia
"Kami sudah menerima suatu laporan resmi namun kami memonitor di lapangan ternyata masih ada yang lain, kami tinggal nunggu laporan resmi dari mereka selaku korban," kata Artanto.
Menurut Artanto, pada saat menjelang dimulainya MotoGP, orang-orang berburu tiket.
"Keterbatasan tiket ini menjadi modus bagi para pelaku kejahatan itu memanfaatkan peluang," ujar dia.