Menurut Adi, faktor lain yang berkontribusi adalah keterlambatan dalam mengidentifikasi PSI sebagai partai yang terkait dengan Jokowi.
Ia menyatakan bahwa PSI hanya memiliki waktu tiga bulan setelah mengaitkan dirinya dengan Jokowi.
Baca Juga:
Rumor “Jeffrie Geovanie” Masuk Kabinet Prabowo Gantikan Erick Thohir, Pengamat Bilang Hati-hati
Adi menyampaikan bahwa masyarakat yang merasa mengenal dan puas dengan Jokowi menjadi terlambat dalam menyadari bahwa PSI sebenarnya merupakan bagian dari Jokowi.
Selain itu, sebagai partai baru, PSI juga belum memiliki jejaring dan infrastruktur politik yang tersebar secara merata. Menurutnya, mesin politik PSI hanya dapat ditemui di perkotaan dan hampir tidak ada di pedesaan.
[Redaktur: Frans Dhena]