Tahun 2021 hanya mampu meningkatkan skor IPM maksimal sebesar 0,2.
Peningkatan yang jauh di bawah rata-rata nasional ini secara langsung menempatkan kedua provinsi tersebut dalam kelompok papan bawah kenaikan skor IPM.
Baca Juga:
Muhamad Nur Usul Dana Pendidikan 20 Persen Dikelola Khusus oleh Kementerian Pendidikan
Problem lain perbaikan kondisi kualitas pembangunan manusia tidak hanya terjadi pada provinsi-provinsi yang paling besar capaian IPM-nya.
Terdapat pula provinsi yang tampak semakin mengkhawatirkan.
Aceh, misalnya, kali ini menjadi provinsi yang tergolong lambat.
Baca Juga:
Saat Mau Terbang ke Podcast Densu, Santri Korban Bakar Lombok Dicegat Polisi
Peningkatan skor IPM hanya terjadi sebesar 0,19.
Capaian tersebut turut memengaruhi peringkat Aceh secara nasional.
Dari sebelumnya bertengger di posisi ke-11, kini turun setingkat.