Mereka pun tidur di tempat seadanya, asalkan ada atap.
Faris dan Narep juga sering mencari rumah kosong untuk sekadar dipakai tidur.
Baca Juga:
Dorong Lahirkan Generasi Emas 2045, Kajari Karo: Guru Sebagai Pilar Utama Dalam Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa
Keluarga sudah pasrah.
Kakek Faris, Amaq Melaye mengatakan, Faris sudah dinyatakan hilang selamanya.
Sebab segala cara sudah ditempuh untuk mencari Faris, namun gagal.
Baca Juga:
PLN-Pemprov Jabar Teken MoU Ketenagalistrikan, Dorong Pemerataan Akses Listrik hingga Pelosok
Tak hanya cara fisik, keluarga juga menemui dukun dengan berbagai ajian untuk mencari Faris.
“Cucu saya tetap tidak ditemukan, lebih dari 26 dukun saya pakai,” kata Melaye ketika ditemui anggota Brimob Lombok Tengah, Sabtu (8/1/2022) petang.
Keluarga pun pasrah hingga akhirnya kabar gembira datang dari anggota Brimob yang menemukan Alga.