“Diharapkan dengan Bimtek ini dapat memotivasi penyuluh pertanian dalam pembuatan video penyuluhan," jelas Bustanul Arifin Caya.
Materi Penyuluhan melalui video sangat efektif karena dapat diulang-ulang, sehingga lebih mudah untuk dipahami oleh petani. Dengan perubahan teknologi, maka pembuatan video dapat dilakukan melalui smartphone, sehingga semakin murah dan mudah dalam pembuatan, pengeditan dan pendistribusian.
Baca Juga:
Produksi Telur Nasional Surplus, Kementan Sebut Peluang Ekspor ke Negara Sahabat
Hasil akhir dengan adanya Bimtek multimedia dan media informasi para penyuluh pertanian diharapkan dapat terampil dalam membuat video yang menarik menggunakan smartphone. [dny]