WahanaNews-NTB | Salah satu peristiwa viral di media sosial yakni saat seorang anggota TNI dan dua Polisi lalu lintas (Polantas) saling baku hantam di Ambon, Maluku.
Peristiwa ini berlokasi di Jalan Rijal, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Insiden terjadi pada Rabu (24/11/2021) sore.
Baca Juga:
Polres Sibolga Berikan Reward Kepada Pengguna Jalan yang Patuhi Peraturan Lalu Lintas
Anggota TNI yang terlibat baku hantam adalah anggota Kodam XVI/Pattimura.
Sedangkan dua anggota polantas itu adalah personel Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease. Keduanya sudah saling memaafkan.
Berikut ini 5 fakta terbaru mengenai insiden tersebut:
Baca Juga:
Selama Operasi Zebra Jaya 2024, Polisi Tak Berlakukan Tilang Stasioner
1. Warga yang ditilang tak ada SIM-STNK
Seorang warga pesepeda motor tersebut ditilang polisi karena tidak dapat menunjukkan surat izin mengemudi (SIM) dan surat tanda nomor kendaraan (STNK).
"Kelalaian juga (pemotor) yang bersangkutan karena pada saat itu menggunakan kendaraan yang tidak dilengkapi dengan TNKB, yang juga tidak dilengkapi dengan surat-surat lainnya, seperti surat izin mengemudi (SIM) dan STNK," kata Kapolda Maluku Irjen Refdi Andri dalam keterangannya kepada wartawan di Ambon, Kamis (25/11/2021).