Mirisnya lagi, tradisi ini mulai dilaksanakan ketika anak perempuan masih berusia 6 bulan.
Bukan hanya dengan makanan, anak perempuan di sana juga terkadang diberi steroid sampai obat penggemuk hewan untuk menambah berat badan.
Baca Juga:
Dinas Pendidikan Provinsi Papua Larang Penggunaan HP di Sekolah
2. Pukul Payudara dengan Besi Panas
Untuk ibu di Kamerun, pertumbuhan payudara pada anak adalah hal yang memalukan.
Baca Juga:
Pemuda Muhammadiyah Dorong Penambahan Maskapai Penerbangan, Perkuat Konektivitas Provinsi Papua Barat Daya
Dikhawatirkan hal tersebut akan memicu terjadinya pelecehan seksual.
Menurut UN Women, para ibu di Kamerun dan sejumlah negara di Afrika lainnya akan memukuli dada anak perempuannya.
Sadisnya, mereka akan memakai besi panas atau batu untuk menghentikan pertumbuhan payudara.