Hasil Penelitian Sementara
Pengujian lebih lanjut dalam seminggu terakhir mengkonfirmasi bahwa sekitar 70 persen kasus dugaan hepatitis misterius dinyatakan 'discarded' karena ternyata positif adenovirus, dengan subtipe 41, subtipe yang lazim berkaitan dengan gastroenteritis.
Baca Juga:
Bukan Hoaks, Indonesia Catat 23 Kasus Hantavirus Sejak 2024
Sementara sekitar 18 persen kasus juga 'discarded' karenya dinyatakan positif Covid-19.
"Fokus besar selama minggu depan adalah melihat pengujian serologis untuk paparan sebelumnya dan infeksi Covid," lanjutnya.
Para ilmuwan mengatakan, dalam seminggu harus ada data dari Inggris pada studi kasus kontrol yang membandingkan apakah tingkat deteksi adenovirus berbeda dari anak-anak yang dirawat di rumah sakit lainnya.
Baca Juga:
Siapa Pemilik PT MSE Pelaku Dugaan Jual Beli Solar Subsidi dari Gudang Ilegal ?
"Itu akan sangat membantu mempertajam apakah adeno hanya infeksi insidental yang telah terdeteksi, atau ada hubungan kausal atau kemungkinan kausal," beber Easterbrook.
Easterbrook mengatakan bahwa studi mikroskopis sampel hati dan biopsi tidak menunjukkan ciri khas yang mungkin diharapkan dengan peradangan hati akibat adenovirus.
Sampai saat ini, WHO melaporkan total kasus hepatitis akut misterius di dunia telah mencapai 348 orang.